Tidak ada Keadilah di Indonesia ini

Pasal 480 KUHP Error !

Saya berani katakan mengapa Error dengan alasan,
1. Saya sangat dirugikan Pasal ini,
2. Denda untuk Penadah disana hanya 900 rupiah !
Logikanya tinggal bayar 1000 rupiah masih ada kembalian Cepek !
3. Dimanakah perlindungan Warga Negara yang sebenarnya Bukan Penadah ?????
Sekarang dimana saja pasti banyak pedagang keliling, mulai dari yang Jalan Kaki,
pakai sepeda Motor hingga yang pakai Mobil
Nah apakah Kita selalu harus Paksa tanya, Eh lo beli barang dimana ? mana Kwitansinya ?
Tentu tidak dan ini adalah Mustahil !
Kalaupun si Pedagang memberikan Data Lengkap dirinya,
dari Toko ini disana dan dengan Alamat lengkap
Toh, kalau suatu ketika Kalau Salah satu atau Beberapa Barang yang dijualnya..
adalah Barang Curian ?????
Bagaimanakah Nasib si Pembeli ??????
Kepolisian akan dengan mudah mengeluarkan Surat Penangkapan Terhadap Tersangka Penadah,
Maka disinilah di Negara Kita Indonesia,
Kepastian Hukum masih Bull Shit !
Anda Pejabat Negara ?
Anda Orang Hukum ?
Anda Alat Negara, Polisi ?
dsbnya..
Silahkan Debat Saya secara Fair dan Open !
dan Jangan Sepihak !
Kita adakan Debat Publik,
hadirkan Semua Unsur Penting,
Termasuk Tokoh Masyarakat, Cendikiawan, Mahasiswa,
Wakil rakyat,, pokoknya semua Unsur Masyarakat !
Jangan Debat di kantor Anda !
Saya Sendiri, Anda ramai-ramai,,
Ketika Pendapat Kalian Kalah,  Kalian tidak terima..
dan kalian berbelit-belit..
Dan mengatakan Hak Bapak Bicara di Pengadilan..
Buat apa di Pengadilan ?
Justru disana akan lebih banyak Mafia,
akan lebih banyak ketidak jujuran !
Terhadap ketidak rincian Pasal 480,
maka Saya termasuk sebagai Pihak yang Sangat dirugikan !
Baik secara Material dan Non Material !
Sangat Lucu lagi,
Ketika Proses 86 ada,
Kok si Maling dilepas begitu saja,
Katakanlah Saya buta Hukum,
Namun Kriminal yang Jelas adalah Melanggar Hukum,
malah Bebas !
Jadi Percuma saja,
Sekian Trilyun dihabiskan untuk Wakil Rakyat,
yang katanya menggodok Undang-undang..
Kenyataan di Lapangan Omong Kosong !
Saya pernah Baca di Suatu Forum,
kalau menjualkan dan Mengedarkan Barang Illegal,
atau yang melanggar Hak Cipta dan Hak Paten,
juga adalah terjerat Pasal 480,
Nah CD, VCD, DVD bajakan masih ada dimana saja,
dan Aparat seperti Tutup Mata !
Dari Segi Pihak Penyidik Kepolisian,
Juga sangat berat sebelah dalam Hal Argumen,
Sangat tidak Profesional..
Memberikan Pertanyaan,
yang Justru tidak ada Hubungannya dengan Persoalan,
Contoh ringan bertanya Soal
1. Dalam Hal Pengambilan Untung Dagangan,
Jawaban Saya,
Memang Tidak ada Aturan Baku dan Standard,
seorang Bebas Menjual Asalkan SiPembeli bersedia Membayar,
Mau untung 1000 atau mau Untung Sejuta,
Asalkan ditimbang masih ada Kewajaran,
Lucunya Kok Polisi bertanya..
Mana Aturan Undang-undang tertulisnya Pak ?
Pertanyaan Orang Bego !
dan Jauh dari Konsep Permasalahan..
2. Tentang Hukum Pasar,
Namanya Barang Elektronik jika itu Bekas,
Maka itu berlaku Umum Harga Jual sekitar Separo Harga Baru
bisa Lebih dan bisa Kurang tergantung Kondisi dan Umur Unit,
Satu lagi yang tidak bisa dijawab Kepolisian,
Seorang yang sama Status Tersangka..
Kok yang Kasusnya Berat,
Korupsi 1 Trilyun lebih.. Masih Bisa Bebas kesana sini.
Lucunya,
Masyarakat yang Tidak tahu apa-apa dan terbeli Barang Curian,
Malah harus ditahan !
Padahal Barang Bukti sudah diambil,
keterangan Lengkap pun sudah diberikan,
Justru Sebagai Pembeli sudah sangat dirugikan !
Jadi Keadilan dan Hukum yang Benar faktanya Tidak Ada !
Maka menjadilah Indonesia ini,
tetap menjadi Negara Terbelakang,
Sangat ditakuti Investor dan Pengusaha Asing,
Kecuali..
yang Berani Investasi adalah Penjajah Modern,
Kapitalis yang Secara Tidak Langsung sebenarnya
sudah Menguasai Indonesia !!!!!
Betul-betul Parah Indonesia !

Pasal 480 kuhp Pasal yang Error

Pasal 480 KUHP Error !

Saya berani katakan mengapa Error dengan alasan,
1. Saya sangat dirugikan Pasal ini,
2. Denda untuk Penadah disana hanya 900 rupiah !
Logikanya tinggal bayar 1000 rupiah masih ada kembalian Cepek !
3. Dimanakah perlindungan Warga Negara yang sebenarnya Bukan Penadah ?????
Sekarang dimana saja pasti banyak pedagang keliling, mulai dari yang Jalan Kaki,
pakai sepeda Motor hingga yang pakai Mobil
Nah apakah Kita selalu harus Paksa tanya, Eh lo beli barang dimana ? mana Kwitansinya ?
Tentu tidak dan ini adalah Mustahil !
Kalaupun si Pedagang memberikan Data Lengkap dirinya,
dari Toko ini disana dan dengan Alamat lengkap
Toh, kalau suatu ketika Kalau Salah satu atau Beberapa Barang yang dijualnya..
adalah Barang Curian ?????
Bagaimanakah Nasib si Pembeli ??????
Kepolisian akan dengan mudah mengeluarkan Surat Penangkapan Terhadap Tersangka Penadah,
Maka disinilah di Negara Kita Indonesia,
Kepastian Hukum masih Bull Shit !
Anda Pejabat Negara ?
Anda Orang Hukum ?
Anda Alat Negara, Polisi ?
dsbnya..
Silahkan Debat Saya secara Fair dan Open !
dan Jangan Sepihak !
Kita adakan Debat Publik,
hadirkan Semua Unsur Penting,
Termasuk Tokoh Masyarakat, Cendikiawan, Mahasiswa,
Wakil rakyat,, pokoknya semua Unsur Masyarakat !
Jangan Debat di kantor Anda !
Saya Sendiri, Anda ramai-ramai,,
Ketika Pendapat Kalian Kalah,  Kalian tidak terima..
dan kalian berbelit-belit..
Dan mengatakan Hak Bapak Bicara di Pengadilan..
Buat apa di Pengadilan ?
Justru disana akan lebih banyak Mafia,
akan lebih banyak ketidak jujuran !
Terhadap ketidak rincian Pasal 480,
maka Saya termasuk sebagai Pihak yang Sangat dirugikan !
Baik secara Material dan Non Material !
Sangat Lucu lagi,
Ketika Proses 86 ada,
Kok si Maling dilepas begitu saja,
Katakanlah Saya buta Hukum,
Namun Kriminal yang Jelas adalah Melanggar Hukum,
malah Bebas !
Jadi Percuma saja,
Sekian Trilyun dihabiskan untuk Wakil Rakyat,
yang katanya menggodok Undang-undang..
Kenyataan di Lapangan Omong Kosong !
Saya pernah Baca di Suatu Forum,
kalau menjualkan dan Mengedarkan Barang Illegal,
atau yang melanggar Hak Cipta dan Hak Paten,
juga adalah terjerat Pasal 480,
Nah CD, VCD, DVD bajakan masih ada dimana saja,
dan Aparat seperti Tutup Mata !
Dari Segi Pihak Penyidik Kepolisian,
Juga sangat berat sebelah dalam Hal Argumen,
Sangat tidak Profesional..
Memberikan Pertanyaan,
yang Justru tidak ada Hubungannya dengan Persoalan,
Contoh ringan bertanya Soal
1. Dalam Hal Pengambilan Untung Dagangan,
Jawaban Saya,
Memang Tidak ada Aturan Baku dan Standard,
seorang Bebas Menjual Asalkan SiPembeli bersedia Membayar,
Mau untung 1000 atau mau Untung Sejuta,
Asalkan ditimbang masih ada Kewajaran,
Lucunya Kok Polisi bertanya..
Mana Aturan Undang-undang tertulisnya Pak ?
Pertanyaan Orang Bego !
dan Jauh dari Konsep Permasalahan..
2. Tentang Hukum Pasar,
Namanya Barang Elektronik jika itu Bekas,
Maka itu berlaku Umum Harga Jual sekitar Separo Harga Baru
bisa Lebih dan bisa Kurang tergantung Kondisi dan Umur Unit,
Satu lagi yang tidak bisa dijawab Kepolisian,
Seorang yang sama Status Tersangka..
Kok yang Kasusnya Berat,
Korupsi 1 Trilyun lebih.. Masih Bisa Bebas kesana sini.
Lucunya,
Masyarakat yang Tidak tahu apa-apa dan terbeli Barang Curian,
Malah harus ditahan !
Padahal Barang Bukti sudah diambil,
keterangan Lengkap pun sudah diberikan,
Justru Sebagai Pembeli sudah sangat dirugikan !
Jadi Keadilan dan Hukum yang Benar faktanya Tidak Ada !
Maka menjadilah Indonesia ini,
tetap menjadi Negara Terbelakang,
Sangat ditakuti Investor dan Pengusaha Asing,
Kecuali..
yang Berani Investasi adalah Penjajah Modern,
Kapitalis yang Secara Tidak Langsung sebenarnya
sudah Menguasai Indonesia !!!!!
Betul-betul Parah Indonesia !

Pasal 480 kuhp merugikan orang tidak bersalah

Pasal 480 KUHP Error !

Saya berani katakan mengapa Error dengan alasan,
1. Saya sangat dirugikan Pasal ini,
2. Denda untuk Penadah disana hanya 900 rupiah !
Logikanya tinggal bayar 1000 rupiah masih ada kembalian Cepek !
3. Dimanakah perlindungan Warga Negara yang sebenarnya Bukan Penadah ?????
Sekarang dimana saja pasti banyak pedagang keliling, mulai dari yang Jalan Kaki,
pakai sepeda Motor hingga yang pakai Mobil
Nah apakah Kita selalu harus Paksa tanya, Eh lo beli barang dimana ? mana Kwitansinya ?
Tentu tidak dan ini adalah Mustahil !
Kalaupun si Pedagang memberikan Data Lengkap dirinya,
dari Toko ini disana dan dengan Alamat lengkap
Toh, kalau suatu ketika Kalau Salah satu atau Beberapa Barang yang dijualnya..
adalah Barang Curian ?????
Bagaimanakah Nasib si Pembeli ??????
Kepolisian akan dengan mudah mengeluarkan Surat Penangkapan Terhadap Tersangka Penadah,
Maka disinilah di Negara Kita Indonesia,
Kepastian Hukum masih Bull Shit !
Anda Pejabat Negara ?
Anda Orang Hukum ?
Anda Alat Negara, Polisi ?
dsbnya..
Silahkan Debat Saya secara Fair dan Open !
dan Jangan Sepihak !
Kita adakan Debat Publik,
hadirkan Semua Unsur Penting,
Termasuk Tokoh Masyarakat, Cendikiawan, Mahasiswa,
Wakil rakyat,, pokoknya semua Unsur Masyarakat !
Jangan Debat di kantor Anda !
Saya Sendiri, Anda ramai-ramai,,
Ketika Pendapat Kalian Kalah,  Kalian tidak terima..
dan kalian berbelit-belit..
Dan mengatakan Hak Bapak Bicara di Pengadilan..
Buat apa di Pengadilan ?
Justru disana akan lebih banyak Mafia,
akan lebih banyak ketidak jujuran !
Terhadap ketidak rincian Pasal 480,
maka Saya termasuk sebagai Pihak yang Sangat dirugikan !
Baik secara Material dan Non Material !
Sangat Lucu lagi,
Ketika Proses 86 ada,
Kok si Maling dilepas begitu saja,
Katakanlah Saya buta Hukum,
Namun Kriminal yang Jelas adalah Melanggar Hukum,
malah Bebas !
Jadi Percuma saja,
Sekian Trilyun dihabiskan untuk Wakil Rakyat,
yang katanya menggodok Undang-undang..
Kenyataan di Lapangan Omong Kosong !
Saya pernah Baca di Suatu Forum,
kalau menjualkan dan Mengedarkan Barang Illegal,
atau yang melanggar Hak Cipta dan Hak Paten,
juga adalah terjerat Pasal 480,
Nah CD, VCD, DVD bajakan masih ada dimana saja,
dan Aparat seperti Tutup Mata !
Dari Segi Pihak Penyidik Kepolisian,
Juga sangat berat sebelah dalam Hal Argumen,
Sangat tidak Profesional..
Memberikan Pertanyaan,
yang Justru tidak ada Hubungannya dengan Persoalan,
Contoh ringan bertanya Soal
1. Dalam Hal Pengambilan Untung Dagangan,
Jawaban Saya,
Memang Tidak ada Aturan Baku dan Standard,
seorang Bebas Menjual Asalkan SiPembeli bersedia Membayar,
Mau untung 1000 atau mau Untung Sejuta,
Asalkan ditimbang masih ada Kewajaran,
Lucunya Kok Polisi bertanya..
Mana Aturan Undang-undang tertulisnya Pak ?
Pertanyaan Orang Bego !
dan Jauh dari Konsep Permasalahan..
2. Tentang Hukum Pasar,
Namanya Barang Elektronik jika itu Bekas,
Maka itu berlaku Umum Harga Jual sekitar Separo Harga Baru
bisa Lebih dan bisa Kurang tergantung Kondisi dan Umur Unit,
Satu lagi yang tidak bisa dijawab Kepolisian,
Seorang yang sama Status Tersangka..
Kok yang Kasusnya Berat,
Korupsi 1 Trilyun lebih.. Masih Bisa Bebas kesana sini.
Lucunya,
Masyarakat yang Tidak tahu apa-apa dan terbeli Barang Curian,
Malah harus ditahan !
Padahal Barang Bukti sudah diambil,
keterangan Lengkap pun sudah diberikan,
Justru Sebagai Pembeli sudah sangat dirugikan !
Jadi Keadilan dan Hukum yang Benar faktanya Tidak Ada !
Maka menjadilah Indonesia ini,
tetap menjadi Negara Terbelakang,
Sangat ditakuti Investor dan Pengusaha Asing,
Kecuali..
yang Berani Investasi adalah Penjajah Modern,
Kapitalis yang Secara Tidak Langsung sebenarnya
sudah Menguasai Indonesia !!!!!
Betul-betul Parah Indonesia !